Sabtu, 16 Juli 2011

Informasi Sangat Terbuka Penerimaan Calon Anggota Satuan Pengamanan


Banyak perusahaan outsourcing yang bergerak dalam bidang jasa pengamanan yang melakukan kegiatan penerimaan anggota security, dengan membuat kriteria dan syarat pendaftaran sesuai ketentuan dan kebutuhan masing-masing perusahaan tersebut. Selama hampir lima tahun pengalaman di bidang perekrutan calon-calon anggota, bagi Anda yang sedang sulit mendapatkan pekerjaan, karena alasan belum memiliki keterampilan dibidang tertentu.


Untuk sekedar informasi bagi Anda lulusan SMU atau sederajat yang belum berkesempatan melanjutkan sekolah atau mereka  yang bercita-cita menjadi anggota TNI, Polisi, Pol-PP, Pemadam Kebakaran atau pekerjaan yang bersifat semi militer, dengan informasi ini mudah-mudahan dapat membantu Anda untuk menentukan pilihan pekerjaan dengan memanfaatkan kesempatan bekerja secara terbuka dalam mengisi kekosongan waktu atau dengan kata lain, mencari pekerjaan sambilan, sambil menunggu kesempatan Anda untuk melanjutkan pendidikan maupun meraih cita-cita.
Sebuah model perusahaan outsourcing jasa pengamanan, untuk itu kita perlu mengenal terlebih dahulu model perusahaan ini, berdasarkan pengertian dalam ketentuan ketenaga-kerjaan di Indonesia, perusahaan outsourcing adalah perusahaan yang melakukan kegiatan pemborongan pekerjaan dan penyediaan tenaga kerja bagi perusahaan yang menggunakan jasa tersebut. Dalam melakukan kegiatan pemborongan pekerjaan tersebut, akan erat kaitannya dengan kegiatan penyediaan tenaga kerja melalui proses perekrutan dan penerimaan, dari pengalaman dilapangan yang pernah dilakukan  bahwa didalam melakukan penerimaan anggotanya, menurut saya dalam perekrutan dan penerimaan calon karyawannya, ada yang dilakukan secara tertutup dan juga yang dilakukan secara terbuka.
Perusahaan outsourcing jasa keamanan yang memiliki sistem penerimaannya dilakukan secara tertutup dimaksudkan bahwa kegiatan penerimaannya hanya cukup untuk kebutuhan dilokasi tertentu saja, dengan jumlah penerimaan dan penyebaran informasi yang terbatas karena perusahaan tersebut memiliki sedikit peluang dengan lapangan pekerjaan hanya terbatas dalam ruang lingkup perusahaannya saja, biasanya perusahaan ini diolah dalam sebuah unit pengelola seperti koperasi atau bagian dalam perusahaan yang diberi kewenangan untuk mengatur perusahaan ini. Sedangkan jenis penerimaan yang kedua, cara penerimaan dilakukan secara terbuka yaitu dalam memberikan informasi lowongan pekerjaannya dilakukan secara besar-besaran, hampir pada setiap hari-nya melakukan penerimaan.
Pelaksanaan penerimaan secara terbuka inilah yang menjadi perhatian kita untuk memperoleh informasi tentang bagaimana proses perekrutan dan seleksi calon-calon anggota security dalam memperluas jangkauan kegiatan manajemen perusahaan dilapangan. Hal ini tentunya akan berpengaruh dalam melakukan kegiatan perekrutan anggotanya, sehingga semakin bertambahnya pengoperasian atau bertambahnya lokasi kerja, maka semakin banyak pula  kegiatan penerimaan calon-calon anggota security. Dalam beberapa kasus dilapangan, terbukti bahwa perusahaan ini masih membutuhkan banyak calon-calon karyawannya untuk ditempatkan dan dipekerjakan di berbagai lokasi yang menjadi mitra kerjanya, terlepas dari sejauhmana perusahaan dapat memaksimalkan sumber informasi untuk menjaring calon anggotanya.
Bagi Anda yang berminat atau mencoba mengenal dunia kerja pada perusahaanoutsourcing dalam menggunakan kesempatan untuk menjadi calon anggota security, maka perlu terlebih dahulu memperhatikan kriteria  yang paling diutamakan pada proses seleksi calon anggotanya, kriteria utama yang menjadi perhatian adalah dalam kriteria fisik dari calon-calon anggotanya terutama mengutamakan tinggi badantanda khusus dan hal yang lainnya dapat disesuaikan dengan ketentuan yang diberlakukan oleh masing-masing perusahaan. Sebelum mencoba melamar menjadi calon anggota security pada perusahaan outsourcing jasa pengamanan, ada baiknya perlu mengetahui beberapa informasi yang harus diperhatikan dalam mencari perusahaan antara lain :
  1. Pastikan perusahaan yang akan Anda masuki sudah memiliki ijin usaha dari Instansi yang berwenang
  2. Memiliki fasilitas Jaminan Kesehatan yang direferensikan oleh Disnaker seperti Jamsostek, Asuransi Kesehatan dan Kecelakaan Kerja.
  3. Mempunyai ketentuan pengupahan sesuai dengan Upah Minimun Daerah dimana perusahaan tersebut berada atau dimana Anda akan ditempatkan.
  4. Sistem perekrutan yang jelas dan terhindar dari calo yang berkeliaran.
  5. Keberadaan kantor yang jelas dan memiliki tempat pendidikan dan pelatihan khusus.
  6. Perusahaan yang memberlakukan kebutuhan dan fasilitas bekerja seperti seragam dan kelengkapan dilapangan dengan cara di cicil atau kebijakan lainnya untuk membantu meringankan beban biaya calon anggota-nya.
  7. Memiliki mitra kerja (klien) yang cukup banyak sehingga kesempatan Anda untuk ditempatkan lebih besar.
  8. Memiliki sistem penggajian yang jelas dan transparan.
  9. Untuk lebih meyakinkan, Anda harus melihat profile dari perusahaannya yang bisa dilihat dari citus, media masa atau rekan yang mengetahui perusahaan tersebut yang anda percaya.

Hal yang dapat Anda lakukan adalah dengan mendatangi langsung kantor dimana perusahaan outsourcing jasa pengamanan itu berada,  Anda tak perlu berpikir apakah perusahaan itu tidak atau sedang melakukan penerimaan karyawannya, sebab menurut saya kapan-pun kesempatan untuk menjadi anggota security selalu ada dan pembukaan penerimaan-nya secara terbuka.
Proses penerimaan pada saat Anda datang langsung ke perusahaannya, hal yang pertama dilakukan adalah proses pengukuran tinggi badanberat badan, pemeriksaan bebas dari tatto dan pada saat itu juga Anda akan langsung memperolah informasi apakan Anda diterima atau tidak diterima. Ada beberapa dasar informasi buat Anda untuk menghadapi proses penerimaan, pelatihan dan penempatan dimana nantinya Anda akan jalani sebelum bekerja pada perusahaan Outsourcing yaitu sebagai berikut :
A.  Proses Perekrutan
  1. Pelamar di sarankan memiliki sertifikat pendidikan dasar anggota security yang sah dari Instansi Kepolisian, ini membutuhkan biaya administrasi yang tidak sedikit akan tetapi manfaatnya adalah Anda dapat diprioritaskan untuk diterima pada perusahaan.
  2. Bagi yang tidak memilki sertifikat dasar anggota security, disarankan untuk melamar pada perusahaan yang memilki lembaga pendidikan dasar secara internal dengan biaya beragam yang tentunya sudah memiliki ijin untuk mengadakan kegiatan tersebut dari Kepolisian.
  3. Ketentuan pelamar yang tidak memiliki sertifikat dasar, setidaknya memiliki salah satu kriteria yaitu : 
  • Memiliki pengalaman organisasi disiplin yang ada di sekolah seperti Paskibra, PKS atau Pramuka.
  • Memiliki sikap disiplin atau pada saat interview mencerminkan mempunyai sikap disiplin seperti berdiri dengan sikap sempurna ataugesture yang baik.
  • Mengetahui sedikitnya aturan semi militer seperti sikap PPM (Peraturan Penghormatan Militer) dan PBB (Peraturan Baris Berbaris) sehingga pada saat Anda mengikuti kegiatan pelatihan atau keterampilan tidak kaget.
  • Bagi Anda yang tidak memiliki kriteria diatas, jangan khawatir, sebab masing-masing perusahaan ini dalam menerima calon-calon anggotanya akan melakukan proses pendidikan security.
  • Tidak menunjukan sikap tubuh (gesture) yang kurang baik seperti menggelengkan kepala, badan membungkuk, cara duduk yang kurang baik dsb.
  • Jujur dalam menjawab pertanyaan pada saat Interview
  • Tidak memiliki tanda tatto atau bekas tatto pada bagian tubuh
  • Berpakaian rapi dan memiliki rambut yang pendek
  • Tinggi badan sesuai kriteria yang dibutuhkan, rata-rata sekitar minimal 168 untuk laki-laki dan 160 cm untuk wanita.
  • Tidak berkaca mata.

B.  Proses Pelatihan
  1. Dalam proses ini, calon pelamar mendapatkan bekal pengalaman latihan dasar sebagai bahan dasar seorang anggota security untuk dilaksanakan di lokasi tempat anda bekerja, beberapa ketentuan dalam melaksanakan proses pelatihan antara lain :
  2. Calon Anggota diharuskan mengikuti latihan dasar, sebelum di tempatkan dilokasi sebagai bekal untuk bekerja dilapangan, waktu pendidikan beragam sesuai ketentuan Kepolisian dan kebutuhan operasional perusahaan.
  3. Anggota mendapatkan pembekalan (in house) dalam waktu tertentu, dan diharapkan pada waktu yang ditentukan setelah Anda ditempatkan, akan mendapatkan pendidikan lanjutan dengan mengikuti program angkatan, biasanya untuk kegiatan tersebut anggota mendapatkan hak cuti khusus dari perusahaan untuk dapat mengikuti kegiatan.

C.  Proses Penempatan
Ini merupakan proses yang akan dijalani selanjutnya setelah masa pendidikan dasar, dimana waktu yang ditunggu-tunggu oleh Anda untuk memasuki dunia kerja, setelah menghadapi proses pendidikan dan pembekalan. Beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai berikut :
  1. Penempatan disesuaikan dengan kebutuhan di lokasi kerja, ini tergantung dari hasil penilaian perusahaan mengenai kecocokan Anda dari segi lokasi kerja, kualitas individu dan permintaan dari mitra kerja dimana Anda akan ditempatkan.
  2. Bagi perusahaan yang tidak memiliki cukup lokasi kerja, calon anggota di siapkan untuk menunggu masa penempatan atau menunggu waktu penempatan.
  3. Pada waktu menunggu penempatan, dapat ditentukan oleh perusahaan tergantung jadwal penempatan sesuai dengan perjanjian dengan mitra kerja (klien), hal ini dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan kualitas calon anggota, atribut, penerapan Standart Operation Procedure (SOP) atau petunjuk pelaksanaan dilapangan dan dapat dimanfaatkan oleh anggota untuk beristirahat sejenak setelah masa pendidikan.©

Tidak ada komentar:

Posting Komentar